Kutipan

Jika hati ingin, ia akan menemukan seribu jalan tetapi jika ia tidak ingin, ia akan menemukan seribu alasan."

(Ai Haibara - Detective Conan)

Kamis, 12 Februari 2015

PELANGI

Ini jamannya SMA suruh bikin puisi. Gatau mesti gimana karna gak bisa bikin puisi. Jadilah seperti ini. Hahaha..


Pelangi,,
Kehadiranmu selalu dinanti
Mejikuhibiniu
Begitulah orang menyebut warnamu
Pesona warnamu yang indah
Ditambah dengan latar lazuardi
Membuat setiap insan memandangmu kagum
Memang kau tak seperti matahari
Kau muncul
setelah tetes langit berjatuhan
Kau hanya melintas sesaat
lalu garis-garismu akan pudar
Meski hanya sesaat
kehadiranmu membuat bibir-bibir tersungging
Kau jadikan birunya langit menjadi berwarna
Kau melengkapi ayat-ayatNya yang terbentang
menjadikannya lebih indah,,
Terimakasih Tuhan,
tlah Kau ciptakan selendang langit bernama pelangi

Rabu, 12 Februari 2014

Renungan




WAKTU ... ?
 




 Ajaib sekali sesuatu yang bernama ‘waktu’ itu. Apa itu waktu? Jika harus didefinisikan mungkin waktu adalah sesuatu yang biasa kita sebut dengan tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, detik. Kita bisa menyebut waktu itu sama dengan kesempatan. Tapi definisi itu hanya akan membatasi. Terkadang ada orang yang bilang “Jangan habiskan waktumu untuk hal-hal yang sia-sia!”. Jadi, apa waktu itu seperti makanan ato minuman yang bisa kita habiskan? Jika memang iya, aku ingin waktu yang kumiliki adalah waktu yang enak, yang aku sukai. Dengan begitu aku akan menghabiskan waktu yang kumiliki dengan senag hati. Tapi nyatanya waktu itu tidak berbentuk & kita tak bisa memilih wakut yang kita inginkan.
Waktu menggambarkan suatu kejadian ato suatu kejadian terjadi di lorong yang bernama ‘waktu’. Jika lorong ‘waktu’ itu tidak ada, mungkinkah suatu kejadian juga tidak ada? Entahlah. . .
Waktu bisa merubah seeorang. Yang baik menjadi jahat, yang baik jadi ebih baik, yang cinta jadi benci, yang cinta jadi tidak cinta, yang kurus jadi gemuk, atau sebaliknya, atau saebaiknya. Bahkan waktu bisa merubah sifat seseorang. Bukankah itu ajaib? Atau mungkin,,, seseorang yang merubah waktu? Waktu yang tidak nikmat dijadikan nikmat. Entahlah. . . Mungkin kita bisa menikmati waktu (dalam keadaan apapun) dengan cara bersyukur kepada Sang Maha Pemberi Waktu, Allah.
Baiklah, mungkin begitu saja. Bumbu yang harus kita tambahkan pada sesuatu yang bernama ‘waktu’. Yaitu BERSYUKUR dalam waktu apapun, bagaimanapun, kapanpun.


Inspirasi: A cat in my eyes by Fahd Djibran
20.01.2014

Sabtu, 16 November 2013

Puisiku


Menangis Sesaat

Menangis,,
Mengingat mentari yang beri kehidupan
Bukan kesedihan
Haru yang ada
Menangis,,
Mengingat hujan yang kau beri
Tapi pelangi ada di baliknya
Menangis,,
Kau gugurkan setiap helai daun
Tersisa satu helai
Helai harapan
Nyatanya tak layu
Hanya menunggu untuk semi datang
Lagi, menangis,,
Tangis itu hanya membasahi
Tapi untuk kemudian menyuburkan
Tatkala senja menghilang
Keindahan tak ikut menghilang
Hanya berganti latar
Latar gemerlapnya gemintang
Pun begitu saat sang raja cahaya kembali
Keindahan gemintang hanya tertutup sejenak
Hingga kutahu
Terkadang hujan datang di ikuti pelangi
19 Oktober 2013
by. Siti Mukhlisoh